Perbedaan Paspor 24 dan 48 Halaman

Perbedaan Paspor 24 dan 48 Halaman

Tahukah Anda bahwa ada 2 macam paspor yang dikeluarkan oleh Direktoral Jenderal Imigrasi? Yaitu paspor dengan jumlah halaman sebanyak 24 dan paspor dengan jumlah halaman sebanyak 48. Apa saja sih perbedaan keduanya? Simak ulasan berikut ini.

Bentuk Fisik

Tidak ada perbedaan bentuk fisik antara paspor dengan 24 halaman dan paspor dengan 48 halaman, keduanya sama-sama berwarna hijau, dengan ukuran yang sama, tetapi paspor 48 halaman lebih tebal (karena jumlah halamannya lebih banyak).

Fungsi dan Tujuan

Mayoritas orang memahami bahwa paspor dengan 24 halaman hanya digunakan oleh TKI. Hal ini tidak benar. Siapa pun, dapat meminta/membuat paspor dengan jumlah halaman yang ia kehendaki dengan fungsi dan tujuan yang sama. Kedua paspor dapat digunakan untuk tujuan liburan juga untuk tujuan pekerjaan.

Paspor 24 Halaman Untuk Siapa?

Sekali lagi kami tekankan, kedua jenis paspor bisa diminta oleh siapa pun, terlepas apa pun tujuannya bepergian ke luar negeri. Namun demikian, paspor 24 halaman memang cukup sering diberikan/dibuat oleh orang yang sangat jarang ke luar negeri atau tidak pernah keluar negeri tetapi harus membuat paspor untuk urusan pekerjaan dan ibadah, seperti umrah dan haji. Memang paspor 24 halaman banyak dimiliki oleh TKI, tetapi hal ini dikarenakan mereka hanya menggunakannya untuk pergi ke luar negeri dan menetap/bekerja di sana sehingga akan jarang bepergian ke luar dari negara tersebut. Alasan utama seseorang membuat paspor dengan 24 halaman adalah karena memang akan jarang dipakai, 24 halaman lebih dari cukup untuk menampung stempel visa selama 5 tahun, karena memang orang tersebut jarang melewati perbatasan antar negara.

Kesimpulan

Paspor dengan 24 halaman tidak memiliki perbedaan dari segi peruntukkan, warna, fungsi, maupun tujuan. Perbedaannya hanya pada jumlah halaman (yang berdampak pada ketebalan) dan harganya saja (biaya pembuatan paspor 24 halaman sebesar Rp100.000,00 dan sebesar Rp300.000,00 untuk paspor 48 halaman). Jika Anda memang jarang ke luar negeri, misal hanya setahun sekali atau kurang, maka lebih baik membuat paspor 24 halaman. selain lebih murah, Anda juga menghemat penggunaan kertas yang sudah pasti tidak akan terpakai (catatan: paspor yang telah habis masa berlaku dan hendak diperpanjang akan diganti dengan paspor baru). Jadi, anggapan bahwa paspor 24 halaman itu hanya untuk TKI adalah keliru.

SUMBERĀ  : skyscanner.co.id

Tags: , , , , , , , ,

Related posts

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.




Top